air bersih

Pengguna air bersih yang terbesar adalah kaum perempuan. Karena itu, pengelolaan air bersih harus ditata secara baik oleh para perempuan.

Gusti Kanjeng Ratu Hemas merasa prihatin, bahwa Kabupaten Sleman sebagai penyanggah air tanah Yogyakarta, akan tetapi masih ada daerah yang kekeringan saban musim kemarau. Hal itu terjadi di Dusun Cepit, Sumberwatu dan Dawung, Desa Bokoharjo, Kabupaten Sleman. Wakil Ketua DPD RI ini berkunjung langsung ke lapangan dan melakukan dialog dengan warga masyarakat tersebut (28/3) lalu.

Saat memberikan penjelasan, GKR Hemas mengatakan bahwa sesungguhnya Indonesia ini sangat kaya sumberdaya alamnya. Bayangkan, untuk kebutuhan dalam negeri, kita masih impor garam, impor kebutuhan bahan makanan dan daging sapi. “Padahal Negara ini punya laut yang luas, petani yang tangguh, dan peternak yang banyak. Akan tetapi, semua potensi itu belum dimanfaatkan secara optimal,” tutur GKR Hemas.

Untuk mengatasi kebutuhan air bersih, GKR Hemas akan meminta pemda DIY dan Kabupaten Sleman untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Demikian pula, masyarakat harus bisa mengelola air bersih untuk kehidupan dalam keluarga secara baik. Sehingga, tidak banyak air yang terbuang sia-sia. Apalagi sampai harus membeli air bersih.